Minggu, 28 Juni 2009

Download Transformer 2

TRANSFORMER 2 Bagi pecinta Filem Book Office... inih ada link download filem terbaru trnsformer 2 cuman linknya sih cuman kalo yg susah nyari bisa inih mampir okok....
Inih Link Download lewat fill Uploder DOWNLOAD Rapirdshare http://rapidshare.com/files/248696053/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part1.rar http://rapidshare.com/files/248695919/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part2.rar http://rapidshare.com/files/248696106/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part3.rar http://rapidshare.com/files/248696060/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part4.rar http://rapidshare.com/files/248696100/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part5.rar http://rapidshare.com/files/248696083/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part6.rar http://rapidshare.com/files/248696103/STG-Revenge.of.The.Fallen-STG.part7.rar Atau megaupload http://www.megaupload.com/?d=2GS921XN http://www.megaupload.com/?d=3351CQVM http://www.megaupload.com/?d=9YS3X7IQ http://www.megaupload.com/?d=GR88BL12 http://www.megaupload.com/?d=PVZ3UK3A http://www.megaupload.com/?d=TBQUO651 http://www.megaupload.com/?d=TTTW64J9 Atau Hotfile http://hotfile.com/dl/7567462/9e1efde/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part1.rar.html http://hotfile.com/dl/7567491/a865a8e/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part2.rar.html http://hotfile.com/dl/7567535/d845e72/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part3.rar.html http://hotfile.com/dl/7567549/6156725/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part4.rar.html http://hotfile.com/dl/7567580/98d8632/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part5.rar.html http://hotfile.com/dl/7567594/e59ae1c/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part6.rar.html http://hotfile.com/dl/7567609/573d2c9/Revenge.of.The.Fallen.T2.CAM-STG.part7.rar.html Single link http://www.megaupload.com/?d=G1U3Y586 Atau http://d01.megashares.com/dl/d1f429f/T2.Revenge.of.The.Fallen.CAM-STG.avi

Sabtu, 27 Juni 2009

Tutorial Perbaikan Komputer

Tutorial yang mungkin berguna jika anda mengalamai hal seperti komputer melakukan restart melulu, atau komputer setelah restart tidak mau sampai ke monitor inih sedikit tutorial mungkin akan sedikit membantu..
langsung aja oke ini sedikit cara mengatasi masalah di atas yang pertama Jika komputer melakukan restart melulu.. - Pertama Periksa Ram.. coba anda bersihkan Ram anda... - Coba Periksa Power suply anda apakan power suply anda ada masalah atau tidak mungkin bisa dengan pengecekan power suply secara langsung ataupun coba ganti dengan yang lain.. yang ke dua jika komputer anda mengalami hank... bagi yang pernah mengalami komputer hank.. baru kepakai 5 Menit sudah hank.. atau bisa kurang dari 5 menit malah coba... - Periksa HDD (Hardisk) bisa karena kabel kendor... ataupun Hardis memang sudah mau rusak.. - periksa power suply .. anda coba periksa do BIOS voltage untuk tingkat panas bisa di lihat dari situ apakah power suply yang bermasalah atau bukan... biasanya berwarna laen... seperti merah.. nha ... jika mengalami hal tersebut coba ganti power suply dengan yg lain... - Posesor coba periksa prosesor anda.... sedikit kotoran pada prosesor sangan berpengaruh ke keadaan komputer.. yang ketiga jika komputer anda tidak bisa masuk ke windows atau tidak sampai monitor.. - periksa RAM biasanya jika masalah ada pada RAM matherboard mengleuarkan bunyi....jika terjadi bunyi coba bersihkan ram... kalo masih belumbisa coba ganti dengan ram yang laen... - Periksa Jumper biasanya ada Cras Jumper coba anda reset per jumper - CIMOS bisa juga dari CIMOS... anda bisa reset cimos anda... sampai BIOS anda CLEAR kaya awal lagi - VGA.... nha VGA bisa jadi Faktor pemicu... coba periksa kabel yang nyampe VGA... atau coba anda bersihkan VGA card nya... nha di atas cuma sedikit pengetahuan..wah cape inih.... masih banyak tutor yang laen mungkin bisa joko lanjut besu... Okeh ...selamat mancoba...

Macam-Macam RAM

- EDO-RAM (Extended Data Out) EDO-RAM memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data. Bentuk EDO-RAM adalah SIMM (Single Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 72pin.
- SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) SDRAM adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM. Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 168pin. - DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous DRRAM) DDR SDRAM adalah tipe memori generasi penerus SDRAM, yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari SDRAM. Slot memori yang digunakanDDR SDRAM memiliki jumlah pin lebih banyak dari SDRAM, yaitu184pin.

Perbedaan Dual Core, Core 2 Duo dan Core 2 quad

Dual core adalah prosessor intel dengan dua inti prosesor generasi pertama yang masih bebasiskan arsitektur pentium 4,,pada intinya dual core hanya dua buah prosesor pentium 4 dalam satu processor..
Core 2 duo dan core solo adalah generasi pertama dari arsitektur Core (karena intel sudah tidak memakai Pentium lagi),,core 2 duo/core duo adalah dua buah inti prosessor dalam satu prosessor,,core solo hanya satu inti saja dalam satu processor,,core2duo lebih efisien dan cepat dibanding dual core.. Core 2 Quad adalah prosessor yang sama dengan core2duo dan core solo,,tetapi dalam satu prosessor terdapat 4 inti (quad=4).. Core 2 Quad jelas lebih cepat,,analoginya : cepat mana memasak 10 piring?,dengan 2 orang atau 4 orang?,sudah jelas 4 kan?,diasumsikan semua orang berkemampuan sama..

Jumat, 19 Juni 2009

Perhitungan IPV4 dan IPV6

Pada IPv4 Alamat IP terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Luas area dari alamat IP ( range address ) yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari.
Pada IPv4 Alamat IP terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Luas area dari alamat IP ( range address ) yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. 2.1 Konversi Bilangan Biner, Desimal dan Hexadecimal Didalam hitungan matematika kita lebih mengenal bilangan desimal ( 0 – 9 ) dibanding bilangan biner ( 1 dan 0 ) atau hexadecimal ( 0 – F ). Disini akan dijabarkan tentang perubahan dari bilangan desimal ke biner atau dari biner ke hexadecimal. Konversi ini dibuat untuk memudahkan pengguna mengetahui struktur IP yang berbasiskan bilangan biner. 2.1.1 Mengubah bilangan desimal ke biner Cara menghitung bilangan biner dari bilangan desimal adalah dengan metode membagi bilangan desimal dengan bilangan biner sambil memperhatikan hasil sisa pembagian. Contoh: (1)192 196 : 2 = 96 sisa 0 96 : 2 = 48 sisa 0 48 : 2 = 24 sisa 0 24 : 2 = 12 sisa 0 12 : 2 = 6 sisa 0 6 : 2 = 3 sisa 0 3 : 2 = 1 sisa 1 Bilangan biner nya adalah angka sisa akhir dibaca dari bawah keatas, yaitu : 11000000, dan untuk pembuktian konversi angka desimal ini bisa dibalik dengan cara merubahnya kembali menjadi bilangan biner. 2.1.2 Mengubah bilangan biner ke desimal Cara menghitungnya adalah dengan membuat tabel dan memposisikan bilangan biner dengan satuan decimal sebagai berikut. Kemudian nanti jumlahkan angka desimal tersebut berdasarkan bilangan biner yang dimasukkan. Contoh 1 : Binary 1 1 0 0 0 0 0 0 Decimal 128 64 0 16 0 0 0 0 Jika bilangan biner 0 maka decimalnya dihitung 0 tapi jika angkanya 1 maka ia dihitung berdasarkan tabel desimal yang dimaksud. Dari tabel diatas didapatkan bilangan biner yang bernilai 1 tepat berada dikolom desimal 128 dan 64 sedangkan angka 0 disini tidak dihitung maka perhitungannya adalah 128 + 64 = 192. Jadi Konversi dari bilangan biner 11000000 adalah 192 Contoh 2: tabel dibawah adalah bilangan biner 11111111 Biner 1 1 1 1 1 1 1 1 Decimal 128 64 32 16 8 4 2 1 Maka bilangan desimalnya adalah 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 = 255 2.1.3 Mengubah bilangan biner ke hexadesimal Untuk mengubah bilangan biner ke hexadesimal, susun bilangan biner menjadi kelompok 4 bit. Mulai pengelompokkan dari bit dari kanan kekiri. Jika jumlah bit kelompok terakhir tidak cukup, tambahkan 0. Hexadesimal Biner 0 0000 1 0001 2 0010 3 0011 4 0100 5 0101 6 0110 7 0111 8 1000 9 1001 A 1010 B 1011 C 1100 D 1101 E 1110 F 1111 3.Pembagian Kelas IP Address 3.2.1IP versi 4 (IPv4) Untuk pembagian kelas IP address saya gunakan standar IPv4 yang terdiri atas 32 bit angka binary. Dapat disimbolkan dengan angka sebagai berikut : Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi ke dalam dua buah bagian, yakni: • Network Identifier atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada. Semua sistem di dalam sebuah jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat Network identifier yang sama. Network identifier juga harus bersifat unik dalam sebuah internetwork. Alamat Network Identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255.[2] • Host Identifier atau Host address (alamat host) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host di dalam jaringan. Nilai Host Identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam network identifier di mana ia berada.[2] Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut 1.Kelas A Ciri-ciri dari kelas A adalah jika bit pertama bernilai 0, kelas ini untuk konfigurasi jaringan yang berskala besar. Dari angka 0 sampai 7 bit berikutnya merupakan bit network dan 24 bit selanjutnya dinamakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Range addressnya mulai dari 1 – 126. 2.Kelas B Ciri-ciri dari kelas B adalah jika 2 bit pertama bernilai 10, maka 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). kelas ini untuk konfigurasi jaringan berskala menengah sampai yang berskala besar. Range addressnya mulai dari 128 – 191. 3.Kelas C Ciri-ciri dari kelas C adalah jika 3 bit pertama bernilai 110, maka 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. kelas ini untuk konfigurasi jaringan berskala kecil. Range addressnya mulai dari 192 – 223. Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimen. 3.2.2 IP versi 6 (IPv6) Selanjutnya akan dibahas sedikit mengenai IPv6, Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit yang total alamatnya mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing. IPv6 mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration. Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format. Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner: Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit: 0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010 setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut: 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A 1. Konsep Dasar 2. Struktur IP Address 3. Address Khusus 4. Latihan 5. Team Halaman utuh Pustekkom Depdiknas 2007 Contoh : 1. 11011111110001 0011 0111 1111 0001 3 7 F 1 Jadi, bilangan biner 11011111110001 = angka hexadesimal 37F1 atau ASCII hexadesimal 0x37F1

Popular Posts

 

© 2013 joko. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top